Tentang Kita

Catering Kita mempunyai visi: Memanjakan peristiwa penting kehidupan dengan kelezatan.

Misi Catering Kita:

  1. Sediakan sajian kuliner yang halal, higienis dan lezat.
  2. Melayani dengan hati tanpa adanya minimum order.
  3. Mendobrak formalitas rasa sajian kuliner yang biasa saja menjadi luar biasa!
  4. Menjadi rekanan kuliner yang mampu sesuaikan kebutuhan pelanggan.
  5. Menjadi perusahaan penyedia jasa kuliner papan atas.

Sejarah Catering Kita

Berhenti (resign) 14 tahun dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan bangkrut dirikan warung, itulah penyebab berdirinya Catering Kita.

Shinta Dyan Kurniawati pendiri Catering Kita, dulunya berprofesi sebagai PNS di Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Tahun 2013 hijrah ke Bali ikut suami untuk melanjutkan bahtera rumah tangga. Suaminya, Hendra W Saputro sudah tinggal di Bali semenjak tahun 1996. Dari tahun 2003, suaminya punya bisnis web hosting dan pembuatan website bernama BOC Indonesia.

Dyan panggilan akrab pendiri Catering Kita, sempat menganggur beberapa bulan selepas berhenti dari PNS. Menganggur adalah pekerjaan yang membosankan, mengingat Dyan selalu sibuk ketika jadi PNS. Maka bertujuan ingin sibuk dan bisa menambah kas keluarga, Dyan dan suaminya berusaha mendirikan warung. Kenapa warung? Karena Dyan punya hobi memasak dan mencipta aneka rasa kuliner. Ilmu memasak ini diturunkan oleh ibu nya. Namun sayang, beberapa waktu kemudian warung yang dikelola Dyan ini harus ditutup.

overkontrak1b overkontrak3overkontrak7

Selama warung masih ada, suami Dyan ingin bantu ciptakan celah sales marketing  dapatkan rejeki tambahan dari dunia online. Mengingat suaminya mampu buat website dan tahu tentang digital marketing. Jenis produk yang ditawarkan secara online adalah catering prasmanan, snack dan coffe break nya. Tawarkan juga nasi tumpeng dan nasi kotak.

Semua foto masakan dan profil warung dionlinekan menjadi sebuah website yang melayani catering di Bali di www.cateringmurahbali.com. Kemudian juga ciptakan media sosial nya berupa Facebook Fanspage Catering Kita Bali, mendaftarkan ke Google Bisnisku sehingga punya Google plus Catering Kita Bali dan tercantum alamat bisnis nya di Google Map. Tak ketinggalan pula ciptakan Youtube channel dan akun Instagram di @cateringkita.

Ketika warung sudah tutup, otomatis sales marketing berpindah total harapkan dari internet. Dalam jangka waktu kurang dari 2 bulan setelah aset digital tercipta, oderan catering prasmanan, nasi kotak dan tumpeng mulai berdatangan.

Aset digital menjadi senjata utama dalam sales marketing Catering Kita. Secara berkala aset tersebut di update dengan konten layanan dan pengalaman oleh Dyan dan suaminya. Ibarat bisnis yang perlu tempat, aset digital itulah kantor nya.

Hendra Shinta

Yuk Bagikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>